Tampilkan postingan dengan label budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label budaya. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Februari 2018

Wong Brebes Pecahkan Rekor MURI, Senam Maumere Dan Ganyang Ndog Asin 10.000




Laporan – Agung Riyadi
Wartawan WASPADA

BREBES – Acara spesial yang menyedot massa yang berjumlah 10.000 orang lebih, wong Brebes dan sekitarnya dipertengahan Februari 2018 sungguh luar biasa. Acara yang bertajuk Brebes Spektakuler tersebut mencatatkan nama Kabupaten Brebes memecahkan rekor MURI berupa Senam Maumere dan makan Telur Asin Bakar sebanyak 10.000 orang. Minggu (18/2/2018).

Sebagai acara pertama adalah senam maumere massal 10.000 orang dari seluruh elemen masyarakat Brebes khususnya dan hadirin umumnya. Menginjak acara kedua adalah, pihak panitia membagikan satu per satu telur asin kepada 10.000 orang, sesaat kemudian, dibawah komando dari panitia, mereka secara serentak mengupas kulit telur dan memakannya secara berame-rame. Untuk memecahkan rekor MURI tersebut, tidak sedikit para peserta yang makan lebih dari satu butir. Kopda Joko Agung, Pendim 0713/Brebes misalnya, melahap lima butir sekaligus, “Disamping membantu Brebes memperkenalkan telur asin melalui pemecahan rekor MURI, juga untuk mengganjal perut saya melaksanakan tugas peliputan,” canda Joko Agung.

Dalam kesempatan ini juga, MURI memberikan penghargaan kepada Kodim 0713/Brebes sebagai instansi pendukung kegiatan Brebes Spektakuler pemecahan rekor MURI  berupa senam maumere dan makan telur asin 10.000 butir, secara simbolis diserahkan oleh Presiden Original Rekor Indonesia (ORI) Agung Elfiyanto melalui Duta Original Rekor Indonesia kepada Dandim 0713/Brebes Letkol Inf. Ahmad Hadi Hariono. Tidak hanya militernya saja yang terlibat pemecahan rekor maupun pengamanan kegiatan, Persit KCK Cabang XXIII Dim 0713/Brebes yang dipimpin langsung Ketuanya, Ny. Febriyanti Ahmad Hadi Hariono mengerahkan kurang lebih 100 orang anggotanya guna pemecahan rekor tersebut.  

Acara dimulai Pukul 09.00 sampai dengan 16.30 WIB, bertempat di Halaman GOR Sasana Krida Adhikarsa Brebes. Dalam rangkaian acara juga dilaksanakan Sosialisasi Bahaya Narkoba oleh BNN Pusat dengan pembicara Brigjen Pol. Dr. Victor Pudjiadi, dalam penyampaian materi narkoba juga melalui cara yang unik, melalui atraksi sulap yang sangat menghibur penonton dengan slogan "Narkoba No, Prestasi Yes, Brebes Yes Yes Yes”.

Melalui kata singkatnya Brigjen Pol. Dr. Victor Pudjiadi berpesan “Jangan mengkonsumsi Narkoba, Narkoba membuat badan jadi lemah serta jangan jadi bandar Narkoba karena tidak akan menjadikan kaya. Kaya atau miskin tidak ada bedanya dihadapan Tuhan, yang baik dihadapan Tuhan adalah makhluk yang bisa menjauhi segala larangan-Nya termasuk contohnya adalah Narkoba,” tandasnya.

Dalam kesempatannya Ketua Panitia Brebes Spektakuler, Heri Hermawan mengungkapkan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara Brebes Spektakuler, semoga Brebes tambah maju dengan pemecahan 2 rekor MURI yaitu senam maumere 10.000 orang dan makan telur asin sebanyak 10.000 butir. Kami selaku panitia penyelenggara bertekad untuk ikut lebih memperkenalkan telur asin yang merupakan produk unggulan Kabupaten Brebes selain bawang merahnya. Kegiatan ini juga bertujuan agar telur asin lebih dikenal masyarakat lokal, nasional maupun internasional, sehingga para pengrajin telur asin dan petani bawang merah lebih sejahtera lagi perekonomiannya dan Kabupaten Brebes lebih maju lagi. Telur asin dan bawang merah Brebes memang gak ada duanya,” tandasnya.

Acara selanjutnya adalah parade duta Original Rekor Indonesia dengan diiringi Live Musik yang menghadirkan New Palapa dari Jawa Timur, untuk menghibur masyarakat Brebes dan sekitarnya dengan lagu-lagu dangdut andalannya.

Untuk kegiatan pengamanan melibatkan antara lain, para personel TNI dari Kodim 0713/Brebes, para personel Polres Brebes, Satpol PP dan personel Damkar Kabupaten Brebes.

Turut hadir dalam pemecahan rekor tersebut antara lain, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti SE. MH, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf. Ahmad Hadi Hariono, Kapolres Brebes yang diwakili Kabagops Kompol Harry Sutadi, S.Sos, Presiden Original Rekor Indonesia (ORI) Agung Elfiyanto, Brigjen Pol. Dr. Victor Pudjiadi dari ‎BNN Pusat Jakarta, ‎Ketua Persit KCK Cabang XXIII Dim 0713/Brebes Ny. Febriyanti Ahmad Hadi Hariono, Pasiops Kodim 0713/Brebes Kapten Inf. Wajirin serta Danramil 01/Brebes Kapten Inf. Nurhadi beserta anggotanya, kesemuanya ikut serta menikmati makanan khas Brebes tersebut.

Selasa, 21 November 2017

Pembukaan MTQ ke XXXIII Aceh Timur Semarak




Laporan – Yuni Arista Devi
Wartawati Tabloid WASPADA

ACEH TIMUR - Gubernur Aceh drh. H. Irwandi Yusuf, M.Sc resmi membuka perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) yang ke XXXIII yang berpusat di Kabupaten Aceh Timur, dan di tempatkan pada arena 1( lokasi perlombaan baca Al-qur'an) Sabtu malam (18/11) . Acara pembukaan tersebut pun berlangsung dengan semarak. Masyarakat berbondong-bondong menyaksikan kemeriahan acara itu. 

Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M Thaib dalam sambutan nya mengatakan,"terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah ikut mendukung suksesnya acara Musabaqah Tilawatil Qur'an ini,tanpa dukungan masyarakat mungkin acara ini tidak terlaksana dengan lancar dan sukses.

Gubernur Aceh drh. H. Irwandi Yusuf, M.Sc juga menyampaikan sambutan nya, " Acara perlombaan ini merupakan satu wadah yang sangat baik dalam melahirkan bibit-bibit khafilah yang berkompeten,dan juga mengingatkan kepada seluruh manusia bahwa islam itu adalah agama yang indah,damai,berjuang bersama-sama dan sangat halus sifatnya. Maka dari itu mari sama-sama kita dukung setiap kegiatan positif yang dapat membangun keberhasilan di suatu daerah", tuturnya.

Setelah selesai menyampaikan kata sambutan nya, Gubernur Aceh resmi membuka perlombaan MTQ yang ke XXXIII ditandai dengan penekanan tombol sirine yang ikut didampingi oleh Bupati Aceh Timur, Wali Nanggroe dan Kepala Dinas Syari'at Islam Provinsi Aceh. Dalam Acara tersebut turut hadir,Kepala Dinas Syari'at Islam Provinsi,Para Ulama dan seluruh unsur SKPK Aceh Timur. (Yuni)

Teks Foto: Gubernur Aceh drh. H. Irwandi Yusuf, M.Sc berfoto bersama Bupati Aceh Timur, Wakil Bupati, Kepala Dinas Syari'at Islam Provinsi dan Wali Nanggroe.

Gubernur Lantik Dewan Hakim MTQ XXXIII Aceh Timur




Laporan – Yuni Arista Devi
Wartawati Tabloid WASPADA
ACEH TIMUR – Gubernur Aceh Drh.H. Irwandi Yusuf M.Sc melalui Kadis Syariat Islam Provinsi Aceh, Dr. Munawar, MA melantik 100 orang Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qura’n (MTQ) XXXIII Tahun 2017 yang di selenggarakan di Kabupaten Aceh Timur. Prosesi pelantikan dewan hakim berlangsung di gedung Serbaguna Pendopo Idi, Aceh Timur, Jumat (17/11) malam.
Gubernur Aceh dalam sambutannya yang disampaikan Dr. Munawar, MA Kepala Dinas Syariat Islam provinsi Aceh mengatakan,Saya merasa sangat bahagia karena para dewan hakim sekalian adalah orang-orang terpilih menjadi hakim MTQ Ke XXXIII tingkat Provinsi Aceh yang dilaksanakan di Kabupaten Aceh Timur.
Dikatakan nya, "Para dewan hakim sekalian adalah orang-orang terpilih yang diberikan tugas oleh masyarakat melalui Pemerintah Aceh untuk memelihara dan menjaga kesucian Alquran, khususnya saat pelaksanaan MTQ di Aceh Timur ini. Pengukuhan yang kita lakukan pada malam ini adalah bagian dari penegasan ulang komitmen para dewan hakim untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai dewan hakim MTQ Ke XXXIII secara berkeadilan, transparan tanpa memihak serta senantiasa menjunjung tinggi kebenaran. Kami pemerintah sangat yakin kepada dewan hakim yang akan dilantik memiliki kejujuran, kemampuan dan intergritas terhadap Al-Quran,” ujar Dr. Munawar.
Sebelumnya, Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M. Thaib dalam sambutan dan arahannya yang disampaikan Asisten II Bidang Keistimewaan Aceh, ekonomi dan Pembangunan mengatakan, Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Aceh Timur ditunjuk oleh provinsi Aceh sebagai tuan rumah MTQ Ke XXXIII tahun 2017. Oleh karena nya untuk mensukseskan  MTQ tingkat Provinsi Aceh ini para dewan hakim sangat diperlukan sebagai salah satu bagian penting dalam kegiatan Musabaqah, dengan demikian para dewan hakim akan menilai para peserta pada pelaksanaan MTQ,” ujar Usman(asisten II).

Sehingga sesuai dengan kepentingan tersebut perlu untuk melantik dewan hakim yang bertugas sebagai tim penilai. Para dewan hakim yang ditunjuk oleh LPTQ Aceh ini kita yakini bersama memiliki pengetahuan serta pengalaman maupun tanggungjawab dan amanah dalam menjalankan tugas sebagai dewan hakim.“ Untuk suksesnya kegiatan disetiap ajang Musabaqah, sebagai dewan hakim pastinya memiliki intergritas, profesional, akutanbel, berkompeten , cerdas dan jujur serta bertangungjawab", ungkap nya.
Kepada dewan hakim selamat menjalankan tugas sebagai dewan hakim demi suksesnya penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi Aceh yang Ke XXXIII di kabupaten Aceh Timur, karena dewan hakim yang dikukuhkan malam ini memiliki tanggungjawab besar untuk mensukseskan acara ini. Harapan kita semua bahwa setiap kafilah yang nantinya tampil dan berlomba diarena Musabaqah, tidak ada penilaian istimewa dan individualisme dari para dewan hakim, baik dari segi asal usul peserta dari kabupaten/kota mana peserta berasal ” demikian pungkas Usman A Rachman Asisten II Setdakab Aceh Timur.
Turut hadir pada pelantikan dewan hakim musabaqah tilawatil qura’n (MTQ) XXXIII diantaranya, Usman A Rachman Asisten II Bidang Keistimewaan Aceh Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Timur, Rusydi. SPd Kadis Syariat Islam Aceh Timur, Tgk Alauddin Ketua MPD Aceh Timur, Kompol Apriadi Waka polres Aceh Timur, dan para dewan hakim serta para SKPK dilingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan tamu undangan lainnya. (Yuni).

SMKN Taman Fajar Raih 4 Medali Turnamen Pencak Silat




Laporan – Yuni Arista Devi
Wartawati Tabloid WASPADA
Langsa, Tabloid Waspada - IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa menggelar tournamen pencak silat, tingkat SMA sederajat yang diikuti oleh peserta dari Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa,  Aceh Tamiang dan beberapa sekolah perwakilan Sumatera Utara.
Kegiatan turnamen tersebut berlangsung pada hari kamis dan jum'at (9 -10/11)kemarin, kegiatan di selenggarakan di Aula Raya Cot Kala Langsa,ujar Kepala SMK Negeri Taman Fajar Perlak Kabupaten Aceh Timur Nurdin, S.Pd. M.A. pada media ini Minggu (12/11).
Nurdin melanjutkan, "pada turnamen kali ini SMK Negeri Taman Fajar Perlak Kabupaten Aceh Timur mengirimkan 8 atlet, 4 atlet yang ikut bersaing berhasil meraih 4 medali, satu(1) buah medali perak dan tiga(3) buah medali perunggu.
Adapaun atlet yang memperoleh medali di antaranya Mulianur juara 2 tingkat kelas A putri, Shella oshyella juara 3 kelas B putri, Zahrul fuadi juara 3 kelas A putra dan Hamdani juara 3 kelas E putra,paparnya.
Lanjutnya lagi, "Hasil yang dicapai oleh SMK Negeri Taman Fajar ini merupakan satu yang luar biasa, karena para siswa baru berlatih secara Instan dalam waktu 2 bulan sebelum pertandingan dilakukan, dan atlet Pencak Silat SMK Fajar yang di ikut sertakan dalam pertandingan kali ini bukan di ambil dari perguruan, melainkan murni didikan atau latihan di sekolah".
Kepala sekolah menambahkan bahwa, "dilakukannya ekstrakurikuler pencak silat ini agar setiap siswa memiliki fisik yang sehat, mampu menjaga diri dan selalu berpikiran positif serta Ksatria. Kegiatan-kegiatan positif seperti ini dibutuhkan siswa agar terhindar dari jerat negatif narkoba dan kenakalan remaja yang kian marak.
Hal senada disampaikan Pelatih ekskul pencak silat di SMKN Taman Fajar, Pak Suhardi yang  mengatakan bahwa dirinya akan terus melakukan pembinaan untuk meningkatkan prestasi para atlet SMK Negeri Taman Fajar di masa yang akan datang.
"Kami berusaha meningkatkan prestasi atlet pencak silat ,mengingat Pencak Silat saat ini mulai punah, untuk itu dukungan dari IPSI Aceh Timur diharapkan lebih maksimal untuk bisa memajukan ekstrakurikuler pencak silat pada sekolah-sekolah di Aceh Timur", ujarnya. (Yuni/Devi)

Senin, 17 April 2017

Produk Unggulan Bondowoso Pertanian Organik




BONDOWOSO  - Sekretaris Daerah (Sekda) Drs.Hidayat mengadakan kunjungan kerja ke desa Alas Sumur yang terkenal dengan wisata produk potensi unggulan ALMOUR Kecamatan Pujer dalam rangka acara panen sayuran organik yang dikembangkan oleh para petani setempat dengan menggunakan metode pertanian organik.
Dalam kunjungannya sekda Drs. Hidayat mengatakan pemerintah daerah selalu melakukan promosi hasil dari pertanian organik. Selain padi dan kopi organik yang sudah dikenal di mancanegara bahkan pemkab sudah mengadakan penandatanganan kontrak kerja dengan pihak luar negeri intinya padi dan kopi organik sudah memiliki pasar jual yang sudah baik. Selain itu pemerintah daerah akan mengembangkan dan membuka pasar baru untuk sayuran organik sehingga petani sayuran dapat menjual hasil pertaniannya dengan harga lumayan tinggi dan dapat diminati oleh para konsumen.
"Pertanian organik yang harganya cukup mahal tetapi sangat baik untuk kesehatan diharapkan kepada semua pihak untuk saling mendukung dan berkoordinasi dalam hal hasil pertanian organik dari masyarakat agar ada penampungan dan penyediaan tempat hasil penjualan produk pertanian organik maka dari hasil tersebut akan dapat mensejahterakan masyarakat dan taraf hidup para petani semakin meningkat dengan meningkatkan ekonomi masyarakat sesuai dengan program Bupati Bondowoso Pertanian Organik (BOTANIK)", kata Sekda. (sucipto/sacung)