JEMBER - Sudah
mengkhawatirkan, penderita TBC di Desa Subo, Kecamatan Pakusari karena
jumlahnya terus bertambah. Hal ini diakibatkan karena, masyarakat kurang peduli
terhadap kebersihan lingkungan. Sehingga mengakibatkan rumah pendudukan di
beberapa daerah kondisinya kotor dan lembab.
Yani
Rumiyatun, Kepala Desa Subo, mengakui memang banyak masyarakat di desa Subo
yang tidak memiliki kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Apalagi masyarakat di desa ini, sebagian besar bekerja sebagai petani di sawah.
Sehingga mereka tidak adanya waktu untuk membersihakn lingkungan dan rumahnya.
Jadi masyarakat cenderung mengabaikan membersihkan lingkungannya.
Misalnya
saja, mereka tidak pernah membersihkan atau menjemur kasur, padahal sudah
berjamur dan lembab. Jendela juga jarang atau memang tidak pernah dibuka,
sehingga tdak pernah ada sinar matahari masuk ke dalam rumahnya.
“Disini ada
sekitar 500 rumah yang perlu direhab, karena memang kondisi rumahnya
mengkhawatirkan”, kata Yani Rumiyatun, Kepala Desa Subo. (ida)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar