Rabu, 14 Juni 2017

Banyak Sekolah Dasar di Kab.Sangihe Belum Menerima Dana Bos Triwulan 2 T.P.2016/2017




         


SANGIHE - Kelancaran kegiatan apapun selalu tergantung antara lainnya pada ketersediaan dana. Demikianpun di sekolah-sekolah baik dalam rutinitas kegiatan adminitrasi  maupun Kegiatan Belajar  Mengajar dan sebagainya.
Namun di sekian Sekolah Dasar  di Kab.Sangihe menjelang pelaksanaan beberapa tahapan ujian 2016/2017 sampai sekarang belum menerima dana Bantuan Operasional  sekolah (BOS) triwulan 2. Hal itupun agaknya membuat  terhambatnya berbagai paket kegiatan pendidikan di sekolah. Namun sekecil-kecilnya yang namanya pemimpin haruslah berbijaksana walau sifatnya darurat untuk mencari solusi agar program kerja dapat berjalan terus sesuai jadwal dan target kerja.
Beberapa kepala Sekolah Dasar dihubungi oleh Waspada sempat mengeluh dengan keterlambatan pencairan dana Bos tersebut, karena sudah saatnya harus membayar hutang belanja keperluan  sekolah apalagi  pelaksanaan ujian  kini telah lewat karena  di dalamnya ada suatu penderitaan yang terjadi pada pihak-pihak yang berpiutang seperti antara lainnya pinjaman uang dan bayaran kebutuhan siswa yang terhutang.    Keluhan-keluhan itu sempat didengar oleh masyarakat  pemerhati pendidikan dan mengopinikannya lewat penyiaran RRI pro satu Tahuna.
Waspada pun merasa terpanggil untuk paling tidak turut mengetahui penyebab terlunta-luntanya pendanaan pendidikan di Kabupaten Sangihe dan hari Senin 29  Mei  2017  berusaha untuk  berkunjung ke Kantor Dinas Pendidikan  KabSangihe untuk bertemu dengan pejabat yang berkompeten yakni Kepala Bidang Pembinaan Dikdas Dra.L.A.Daredas namun yang bersangkutan tidak ada di tempat karena harus menjalankan tugas luar  ke Manado. Namun sempat  berkonsultasi lagi dengan beberapa kepala sekolah dan guru SD dan mendapat suatu penjelasan bahwa keterlambatan pencairan dana BOS  kali ini adalah diakibatkan  oleh lambatnya pemasukan berkas pertanggung-jawaban keuangan dana BOS  triwulan lalu dari beberapa sekolah.
”Ini salah satunya dari sekolah kami baru saja akan dimasukkan sekarang,”kata seorang guru yang ditugaskan oleh kepala sekolahnya untuk mengantarkan berkas  SPJ dana BOS dan ketemu dengan Waspada di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Sangihe. Sebenarnya unit-unit sekolah saat sekarang ini telah lebih dari cukup segaa fasilitas pendukung pelaksanaan pekerjaan dengan masuknya komputer di sekolah-sekolah.
Ketimbang kesejahteraan guru yang semakin naik-naik terus, di manakah  loyalitas  dan prestasi kerjanya ?  Kiranya ini dapat disadari oleh seluruh Kepala Sekolah dan karyawan pendidikan, khususnya di semua sekolah dasar yang ada di KabSangihe. Yang tebaik adalah seimbang  antara hak  dan kewajiban.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar