MANADO - “Disiplin menjadi awal kasuksesan, tanpa penegakan disiplin di sekolah tentu tidak akan ada perkembangan, baik kualitas dan prestasi akademik anak didik”, jelas Kepala SDN 22 Manado, Ny. Djoiske Meiti Aseng,SPd,MPd kepada wartawan media ini.
Dalam paradigma baru pendidikan, tujuannya pembelajaran bukan hanya untuk merubah perilaku peserta didik dalam belajar menggapai prestasi yang gemilang secara akademika, tapi harus
juga membentuk karakter dan sikap mental profesional yang berorentasi pada global mindset, semuanya dasar ada pada disiplin segalanya.
Kepsek, Djoiske Meiti Aseng, SPd,MPd dalam penjelasan guna mewujudkan hal tersebut SDN 22 Manado sekarang ini mempriotasikan disiplin, karakter sebagai dasar kembang tumbuh anak didik mengingat begitu besar teknologi dan kecangihannya sebagai teknologi, baik informasi, komunikasi yang begitu bebas, kelihatannya mulai pudar karakter anak - anak mengantisipasi anjloknya karakter anak. Harus ada upaya membentuk karakter dan sikap mental yang berorientasi pada global mindset.
“ Dengan pemahaman secara profesional bagi para guru", tuturnya, disiplin dan profesional mendidik mutlak. Karena disini akan terlihat bagaimana sosok seorang guru yang jadi penuntun didikannya. Apalagi era sekarang ini kemajuan alat teknologio baru ada yang secara tidak langsung mempengaruhoi karakter anak. Sehingga banyak hal dituntut pada guru - guru lebih memperhatikan karakter anak didik agar tidak jadi korban globalisasi, doiharap juga partisipasi dari semua elemen dapat membentuk karakter anak yang nantinya menjadi berguna untuk nusa dan bangsa." Harap Kepala Sekolah SDN 22 Manado. (herna rondonuwu)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar